Hujan di Kala Senja
Aku suka hujan. Aku juga suka senja.
Seperti orang lain mengagumi keindahan pelangi, aku mengagumi hujan dan senja.
Hujan dan senja mengingatkanku padamu.
Hujan rintik-rintik membuatku berpikir tentang hal-hal yang tak pernah terpikir di hari biasa.
Hujan lebat membuatku tenggelam dalam angan.
Semua kenanganku tentangmu tersimpan dalam hujan.
Sedih,senang, rindu, cinta, galau, cemburu, pengharapan...
Semua kusimpan dalam hujan agar aku dapat mengingatnya kembali bila hujan datang lagi.
Senja merupakan perpisahan dan pertemuan.
Perpisahan akan sang mentari yang tersenyum sepanjang hari dan pertemuan dengan malam yang bernyanyi.
Setiap memandang senja aku selalu ingat pertemuanku denganmu.
Hujan dan senja mengingatkanku padamu.
Itulah yang membuat mereka indah.
Seperti orang lain mengagumi keindahan pelangi, aku mengagumi hujan dan senja.
Hujan dan senja mengingatkanku padamu.
Hujan rintik-rintik membuatku berpikir tentang hal-hal yang tak pernah terpikir di hari biasa.
Hujan lebat membuatku tenggelam dalam angan.
Semua kenanganku tentangmu tersimpan dalam hujan.
Sedih,senang, rindu, cinta, galau, cemburu, pengharapan...
Semua kusimpan dalam hujan agar aku dapat mengingatnya kembali bila hujan datang lagi.
Senja merupakan perpisahan dan pertemuan.
Perpisahan akan sang mentari yang tersenyum sepanjang hari dan pertemuan dengan malam yang bernyanyi.
Setiap memandang senja aku selalu ingat pertemuanku denganmu.
Hujan dan senja mengingatkanku padamu.
Itulah yang membuat mereka indah.

Comments
Post a Comment